CERDAS CERMAT B.INGGRIS . JUARA 2 ..

Februari 11, 2008 oleh klavierspielerin

first round=8 feb 2008. final = 10th february 2008. juara 2 ! with ka hadi and ka dea !in unpad dipatiukur.thank you Bu San San. or Siti Hasanah..after 2 weeks we studied many thing with her ,finally we got second place in this competition, quick n smart, that was held by faculty of law UNPAD, sponsored by ALSA (Asian Law Student Association) and TBI (The British Institute).Before the competition I did tawassul and nadi ali .. we called it “do’a”. I think it’s very important. The most important thing.But other team, Revi, ka wanda and ka pijar lost in the first round. I think they were nervous..I am so happy… but I’m dead tired until now …

Panon Hideung atau Dark Eyes ? ?

Januari 22, 2008 oleh klavierspielerin

Ketika latihan piano, tak sengaja aku memainkan Dark Eyes (Russian Folk Melody), yang sebelumnya aku sama sekali tak tahu lagu itu. Aku hanya membaca-baca partitur yang ada di depanku saat itu.
Tiba-tiba ibu menghampiriku dan berkata ,”Lho kok sama dengan Panon Hideung?”. Kemudian ibu menyanyikan lagu itu.

Memang sama. Melodinya sama persis. Judul lagunya pun sama.

nggak tau juga tuh, apakah Rusia yang meniru lagu Sunda, atau Sunda yang meniru.

angka di lembaran itu . . .

Januari 20, 2008 oleh klavierspielerin

Semua berawal pada tanggal 24 Desember 2007.

Hari yang dinanti-nanti seluruh murid SMA (+) Muthahhari– tempat anak-anak muda sibuk merengguk tetes-tetes ilmu ntuk penuhi rasa haus akan ilmu dan kebenaran — karena hari pada hari itulah akan dibagikan hasil raport.

..hanya angka-angka yang tertera di atas lembaran kertas,tapi mampu membawa kebahagiaan maupun kekecewaan yang mendalam bagi hati sang penerima.

Hati penuh harap, menanti waktu pembagian.. ingin rasanya kutunjukkan yang terbaik pada ayah ibu. Begitulah kata-kataku, juga kawan dan sobatku. .

Rasa pesimis mereka kadang juga tampak. Begitulah para pemalas yang tak mau belajar, tapi inginkan hasil memuaskan.

Begitu pula aku. Tak bisa kupungkiri bahwa aku memang pesimis. Dan itu karena kemalasanku yang kian hari kian menjadi-jadi. Aku tak suka sekolah– itu kata-kata yang sering keluar dari mulutku saat itu.

Pukul 08.00, begitulah yang tertera di papan pengumuman. Pukul 07.15, aku sudah menunggu di depan ruang guru, bersama teman-temanku.

Beberapa saat setelah itu, tak tahan aku menunggu lebih lama, kuhampiri wali kelasku.

Menyebalkan.

Diundur, pukul 10.00.

Yah, apa mau dikata, terima dan tunggu sajalah.

Menit demi menit yang kulewati saat itu, terasa bagaikan sudah puluhan jam menunggu.

Akhirnya tiba juga waktu yang dinantikan. .

Berkumpullah kami semua di ruangan kami tercinta, 10 C di Lab IPA. Satu persatu dipanggil, dan diberi 2 lembar kertas bertuliskan angka-angka yang bermacam-macam.

Detak-detak jantung penantian dan kecemasan,, kian mengeras dan makin cepat..

..dan akhirnya akan meledak, ledak bahagia atau kecewa.

Nomor urut satu.. dua.. tiga.. empat.. dan seterusnya. . .makin banyak kekecewaan dan kesedihan yang tampak pada wajah-wajah mereka. Lalu.. bagaimana denganku .. ?

Akhirnya aku dipanggil juga.

Melihat angka-angka yang tertera, saat itu aku tak tahu entah harus bahagia atau kecewa. Semua nilaiku lulus dan tak ada remedial, bahkan Bahasa Inggris Khas mendapat nilai 100,,tetapi,,

aku tak rela. nilai Matematikaku hanya 80 ? Belum pernah aku mendapatkan nilai <90 untuk Matematika. Begitu juga dengan Kimia dan Fisika. Bahasa Sunda pun sama halnya, hanya 76. Padahal dalam semua ulangan mata pelajaran tsb, aku tak pernah mendapat nilai kurang dari 90, bahkan sering mendapat 100.

Aku tak habis pikir. Sebenarnya bagaimana hasil yang sebenarnya ? Ternyata, teman-teman pun begitu. Mereka terheran-heran dengan hasil mereka yang aneh. Akhirnya, kami semua komplain kepada A Dadan, wali kelas kami.

Beliau mengambil arsip-arsip nya dan membandingkannya dengan lembaran-lembaran raport kami, dan berkata,”Maaf, ternyata salah,, semua tolong dikumpulkan lagi dan ambil beberapa saat lagi. . “

Menyebalkan. lagi-lagi menunggu. pukul 12.30, akhirnya dibagikan lagi dengan hasil yang benar. ternyata benar dugaanku.

Matematika = 95 , sebelum diperbaiki hanya 80. Fisika = 95, sebelumnya 85. Kimia = 95, sebelumnya 85. B.Sunda = 97, sebelumnya 76. dan seterusnya . . .

Tapi masih saja ada yang mengganjal di hatiku ..Nilai Bahasa Inggris , , nilai teori 95, tapi nilai praktek, 70? Aku segera mengirim SMS kepada Bu Sansan, alias Saem– guru Bahasa Inggris yang bertingkah dan berpakaian seperti anak SMA– dan menanyakan nilaiku yang asli.

ternyata nilaiku seharusnya 95. Yah, akhirnya berhadapan lagi dengan A Dadan wali kelasku ..jam 13.30, akhirnya raportku itu diganti lagi dan kudapatkan nilaiku, semurni-murninya dan sebenar-benarnya.

Alhamdulillah. . Rata-rata nilai raportku, 87.45 . Alhamdulillahi rabbil alamiin ..begitulah, hari yang penuh ketegangan dan berakhir dengan kebahagiaan. Meskipun begitu banyak nilaiku yang >90, bahkan tak ada nilai dibawah 75….

Aku sangat bersyukur, di sisi lain aku tak merasa puas. Melihat segala hal dari 2 sisi, itu yang Ibu ajarkan kepadaku.

Setelah liburan, hari pertama masuk sekolah lagi, kami semua melakukan upacara. Di situlah, namaku dipanggil, bersama 9 orang lainnya, ke depan seluruh peserta, dan diberi Scholarship Award — beasiswa sebagai penghargaan untuk siswa yang berprestasi. Yang lain mendapat 250ribu rupiah, sedangkan aku mendapatkan 550ribu rupiah, karena rata-rata nilaiku paling besar se-sekolah. Uang sebesar itu sangatlah berharga bagiku . . . . Alhamdulillahi rabbil alamiin . . terimakasih Ya Allah . . . syukron lillah . .

Begitulah, pengalamanku dengan angka-angka di lembaran kertas. . . . . . Sungguh, angka-angka itu dapat memberi kebahagiaan maupun kekecewaan . . . dan angka tersebut , membuatku bahagia, dan membuatku tidak mengatakan “aku benci sekolah” lagi . . .

tidur, tidur, dan tidur

Januari 20, 2008 oleh klavierspielerin

haah . . ngantuk . . waktu itu cape jadi panitia asyura . jadi panitia dekorasi . jam 1 siang sampe jam 11 disana terus, hari-hari sebelumnya urusan terus sama lilin . pas pulang, langsung tidur .. yah begitulah dan begitulah ,,,,,,